Minggu, Desember 19, 2010

sabar, tawakal, dan SEMANGAAATT !! ^^

Makin kesini, perjalanan makin sulit. Gak ada dan dak akan pernah ada yang lebih mudah. Makin kesini, makin sering dibikin kesel sama banyak hal. Makin kesini, makin nemuin banyak hal yang gak sesuai sama idealisme diri. Makin dipaksa untuk jadi orang yang kuat luar dalam. Makin dipaksa untuk bangkit sendiri, makin dipaksa untuk menerima tantangan, ikhlas ngehadapi cobaan.

Tapi Allah baik banget sama aku. Alhamdulillah, aku bener2 bersyukur. Perjalanan 2 bulan terakhir yang melelahkan, justru menempa diri aku untuk bisa jadi dewasa yang mandiri. I’ve changed a lot on during these two months. Dikasih lagu pamungkas kalau lagi gak semangat, dikasih sahabat yang menginspirasi kalau lagi buntu, di guyur ilmu setiap minggu lewat mentoring yang luar biasa menjaga diri, diingatkan setiap kali hampir jadi orang yang gak sabar, diyakinkan disaat sedang pesimis, dimampukan untuk menjalani semua cobaan itu. ^^

Kesel dan marah.

2 hal yang mungkin orang rasa sangat wajar untuk aku lakukan selama 2 bulan terakhir ini. Tapi sungguh, hati ini gak mau melakukan itu semua. Bukan karena takut, bukan karena pengen dianggap baik atau bahkan terlalu baik. Tapi karena aku sadar bahwa aku juga gak sempurna. aku gak berhak untuk marah, aku gak berhak untuk nuntut. Karena setiap kali aku pengen marah, pertanyaan besar yang selalu muncul di otak aku : “APA YANG UDAH KAMU LAKUIN SAMPAI2 KAMU BERHAK UNTUK MARAH?”. Mungkin aku kesel, tapi bukan marah yang harus terlontar. Karena aku juga gak sempurna. Mungkin lebih tepat jika kita mengingatkan. Beda kaan yaa antara marah sama mengingatkan? :)

Dan Allah baik banget sama aku. Meskipun aku sering banget dibikin kecewa, sedih siih, tapi semangat aku gak turun kayak dulu, justru malah ngerasa dituntut jadi teladan ketika orang yang seharusnya diteladani gak bisa jadi teladan. *halah..pusing gak tuh kalimat? Semoga ini jadi awal yang baik untuk kedepannya.

dari perjalanan 2 bulan ini, 1 pelajaran paling penting yang aku dapet

3 hal yang harus diinget kalo lagi gak stabil emosi :

  1. Berhak kah kamu buat marah?
  2. Berhenti, berlutut, dan berdoa.
  3. Inget lirik lagu mentari – abah iwan Abdurrahman ^^

Intinya, sabar, tawakal, dan TETAP SEMANGAAAATTT ^^

Jumat, Desember 17, 2010

melancolis itu bukan masalah.

banyak orang ga suka memilih orang yang melancolis sebagai pemimpin nya.
sebuah tanda tanya besar, memang kenapa kalo ada seseorang yang melancolis menjadi pemimpin?
setiap orang berhak punya kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin. tapi kenapa orang2 melancolis sering kali di nomor sekian kan? padahal sesungguhnya Allah menciptakan kita semua dengan beragam ketidaksempurnaan, beragsm kekurangan.

melancolis bukan berarti labil, galau, atau cengeng, tapi hati yang amat lembut. aku yakin setiap orang punya sisi itu dalam dirinya. hanya seberapa besar ia menjaganya, memupuknya, dan seberapa sering orang melihatnya,yang membedakan dia dengan yang lain.
sesungguhnya kelembutan hati itu bukan untuk dilihat, tetapi dirasakan dari hati ke hati.
wallahu'alam.

Kamis, Desember 16, 2010

do everything passionately

Ya Allah.. luar biasa apa yang saya alami 2 bulan terakhir ini...
mulai dari perjalanan menuju pencalonan sekwil *tapi gak jadi sekwilnya, proses sampai mengatakan "yes, i will" ke pak sekwil, perjalanan pasca itu yang semuanya bersamaan dengan program kerja terakhir senat mahasiswa fk unpad 2010, kuliah respiratory system, dan persiapan menjelang sooca.. sungguh luar biasa.. tak ada mengenal lelah.. *sebenernya capek, tapi tubuh ini sudah mulai resisten dengan semua itu

tidur sehari cuma 2 jam, bangun harus konsentrasi lagi buat kuliah, fokus belajar dan siap menjelajah organisasi lagi. nyampe rumah kamar berantakan dan harus diberesin...gimana gak mabok tuuh.. ada yang ngomelin aku karena ini, ada yang seneng liat aku totalitas, ada yang ngomel karena aku salah ngerjain tugas. macem2... tapi aku sih seneng aja ngejalaninnya, meskipun standar kerja orang2 disekitar aku ada aja yang bikin kesel; orang yang ngakunya pemimpin, tapi bullshit; orang yang janjinya A, nyatanya Z; dan termasuk kesel sama diri aku yang ngelakuin hal2 tadi..

Aku baru sadar, setelah menganalisis semua aktivitas aku 2 taun terakhir, kualitas standar kerja bergantung pada motivasi seseorang, dan motivasi seseorang bergantung pada PASSION dari orang tersebut. sehebat apapun dia, ketika dia melakukan sesuatu yang tidak dicintainya, dia tak akan pernah mengeluarkan kualitas sesungguhnya. dan passion itu bukan hanya untuk dikatakan. passion dan sebuah rasa cinta itu untuk disimpan dalam hati, dan ditunjukkan dalam perbuatan. do what you love, and love what u do.. itu kuncinya.

ketika ada temen curhat tentang kebingungan nya harus milih amanah mana taun depan, satu pertanyaan pertama yang aku bilang sama dia : "PUNYA MIMPI APA KAMU SETAHUN KEDEPAN??" bukan "KAMU DIBUTUHKAN DIMANA??". karena sebelum memenuhi kebutuhan orang lain, penuhi dulu kebutuhan hati kita. sebesar apapun kebutuhan orang lain terhadap kita, kalau kita gak ikhlas dan gak seneng ngejalaninnya, kebutuhan mereka pun belum tentu terpenuhi. *kalau bingung kenapa, lihat aja hierarki maslow. be the real human, guys!

aku gak pernah percaya kalau ada orang bilang "seneng" atau "suka" atau "cinta" sama sesuatu kalau mereka mengungkapkan itu dengan datar. makanya, aku juga gak pernah percaya orang itu bener2 seneng ada disebuah organisasi kalau kerjanya ga optimal. ketika ada temen yang gak optimal dalam kerjanya, satu hal yang aku tanya, "APAKAH SELAMA INI DIA BENER2 PUNYA PASSION DISINI? ATAU HANYA EUPHORIA SEMENTARA?" dan pertanyaan kedua adalah "ADAKAH HAL YANG MEMBUAT PASSION DIA HILANG?"

1 hal yang penting, gak perlu jabatan untuk nunjukin kecintaan kita, yang penting kita ngelakuin segala sesuatu dengan TOTAL, LOYAL, DAN IKHLAS. karena itulah PROFESIONALISME yang sesungguhnya *menurut saya.

semoga ini gak cuma omdo buat diri aku.

Sabtu, Desember 11, 2010

menjelang pertempuran terakhir

Ya Allah....
sungguh aku mohon,
tetapkan langkahku..
teguhkah hati ku..
kokohkan imanku..

Ya Allah, ringankan langkahku..
biarkan aku benar2 melangkah dengan PASSION..
as i've ever did before...
karena aku percaya, segala sesuatu yang berat ketika dijalani dengan passion akan menjadi terasa ringan dan menyenangkan..
aamiin.

Minggu, Desember 05, 2010

2 jam kena macet yang membuahkan pemikiran ^^

pemikiran yang muncul sewaktu beberapa hari yang lalu kena macet dari nangor ke rumah. yang harusnya bisa cuma 20 menit, jadi harus 2 jam 20 menit buat sampe ke rumah. dan terpaksa maghrib di bis karena kejadian itu. zzzzzzzzzz -_____________-"

lagi sendiri di bis, ngeliat keluar kaca, dan masih terus kepikiran akan sebuah kebebasan. sering kali kita terlalu ribet dalam berpikir. sering kali kita mengurungkan diri untuk melakukan sesuatu hanya karena takut dianggap jelek sama orang, takut hal buruk terjadi, and the bla bla bla...
padahal aku pikir, itu semua hanya pikiran kita. cuma anggapan persepsi dan asumsi kita. seakan kayak kaca2 dan dinding bis yang ada saat itu, dan kita gak mau keluar hanya karena gak berani ambil resiko.
padahal kalau saya ingat lagi, sebenernya saya bisa kok, keluar dari bis sekedar mencari mushola untuk sholat maghrib. gak harus tayamum dan sholat di bis. tapi asumsi kita sendiri yang bikin diri kita gak bebas. persepsi kita sendiri yang bikin diri kita gak leluasa.

untuk keluar dari kotak pemikiran kita, temen saya pernah bilang, "yang kamu butuhkan hanya bergerak, bergerak, dan bergerak..." dan menurut aku, it's absolutely right.
dan itu yang ingin aku tanamkan dalam hati. BERGERAK !!!! gak usah "terlalu" ribet mikir... *bukan berarti gak pake mikir

dan ada sebuah pemikiran yang muncul.
saat itu aku sms-an dan tlp-an sama beberapa orang. dan diantara sekian banyak sms dan tlp itu, aku sedikit agak riya, mungkin. kenapa?? karena saat itu aku mengharapkan sebuah balasan berupa ucapan "terima kasih" dari seseorang. entahlah, tapi itu sebenernya gak boleh sedikitpun aku pikirkan.
ditunggu2, sampe hari ini, detik ini, tak pernah ada ucapan terima kasih dari dia. seketika itu sebenernya agak sedih dan sedikit kecewa, berharap orang itu sadar bahwa aku sangat peduli sama dia, tapi ya sudahlah.
bukan itu inti utamanya. tapi dari situ, aku jadi mikir bahwa setiap orang butuh acceptance, setiap orang butuh apresiasi. dan semua itu gak mahal.
hanya 2 kata, "terima kasih", dan sesungguhnya itu memiliki kekuatan luar biasa.

dengan kata "terima kasih" seseorang bisa tersenyum, seseorang bisa bahagia, seseorang bisa merasa dirinya berarti. dengan seseorang merasa dirinya berarti, dia tidak akan pernah bosan berbuat baik, dan ia mungkin akan melakukan sesuatu yang lebih hebat dan lebih baik dari itu. seseorang bisa melakukan kebaikan dengan passion yang besar.
bayangkan saja kalau kalian mendapatkan sebuah ucapan terima kasih yang tulus dari hati kalian, seneng kaan?? rasanya beda kaan sama ucapan terima kasih kalo abis belanja ke warung terus bilang terima kasih sambil jutek dan malingin muka?? hehehe

dan sadarkah kita apa yang sebenernya bikin dunia ini menyenangkan? ketika setiap orang didalamnya merasa bahagia, merasa bisa saling menerimasatu dan lain nya, dan merasa dirinya berarti.

sejak saat itu aku berniat menanamkan dalam hati untuk selalu dan tak lupa mengucapkan "terima kasih" atas apapun yang orang lain lakukan sama aku. bersyukur sama nikmat Allah dan gak lupa juga berterima kasih sama para perantara nikmatNya itu. ^^

Popular