Baru dikasih hadiah ulang tahun sama sahabat sejak SMA. Hadiahnya bagus, suka, dan memang aku butuhkan.
Agenda 2013 !
Akan aku isi dengan 60 "surat sahabat" selama di belanda nanti.
Makasih, windi my precious ^^
Minggu, Januari 20, 2013
Super woman
"si dodol itu ngapain sampe bikin super woman nangis?"
Bukan, bukan dia. Tapi super woman lg berusaha menjadi dirinya sendiri. Wanita yang tanpa kostum super woman nya, tanpa topeng diwajahnya, yang manusia biasa. Tapi super woman nya lupa kalo dia udah terlalu lama dengan kostum itu sampe gak tau cara ngelepasnya. Super woman yang terlalu terlena dengan zona dikagumi orang2 sebagai orang yang kuat, hanya takut menunjukan sisi lemahnya.
Dan dia, dia itu gak dodol. Dia bener. Dia cuma mengikuti kata hatinya.
Nah, sekarang super woman sudah kembali jadi seperti biasanya, super woman yang kuat, super woman yang bersemangat, dan super woman yang ceria :) gak usah khawatir, bumi akan tetap terjaga :D
"yeiiyyyy! Super woman comes back..... :D"
Kamis, Januari 17, 2013
Bersama
Belajar dari cerita pak Habibie dan ibu Ainun,
Jika bersama2 kami tidak mampu saling mengingatkan saat futur, bagaimana kami membimbing iman anak2 kami kelak.
Jika bersama2 kami tidak mampu saling melindungi, bagaimana kami melindungi anak kami kelak.
Jika bersama2 kami tidak mampu saling menguatkan, bagaimana kami menjadikan anak2 kami pribadi yang kuat kelak.
Jika bersama2 kami tidak mampu bermimpi besar, bagaimana kami menjadikan anak2 kami orang besar kelak.
Dan pada kedunya saya menemukan bahwa mereka mampu mengatasi keempat hal itu :)
Sweet :')
Hilang
Habis nonton film Habibie-Ainun. Emang bagus ceritanya, dalam maknanya, tapi gak tau kenapa gak bisa nangis karenanya. Disaat yg bersamaan bbm-an yg ngebahas takut saya tiba2 hilang dan jadi teroris. Point intinya bukan saya jadi terorisnya. Saat pak Habibie menangis berhari2 dan merasa 'pincang' karena kehilangan, saya justru ingin bilang, "saya nggak ingin mereka menangis jika saya tiba2 hilang". Bukan karena saya benci, tapi saya tidak ingin kepergian saya kelak membuat orang2 yg saya sayang khawatir ataupun 'pincang' atau bahkan jadi beban. Bukan saya tidak mau hidup saya berarti, tapi saya hanya ingin mereka ingat, saya adalah milik Allah, bukan yang lain. Saya hanya ingin menjadikan Allah sebagai sentral hidup kami. Mungkin rasa itu juga yang bikin saya gak nangis nonton film ini.
Tapi saya sangat sedih melihat seseorang luar biasa yg bermimpi besar untuk bangsanya malah disia2kan begitu saja hanya karena urusan politik, ekonomi, pragmatisme dan pesimisme golongan. Sungguh dangkal. Bahkan saat sosok ini hilang, ia sungguh tak diingat oleh bangsanya sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular
-
saya, ibu saya, punya dialek yang sama saat berbicara serius.. saya,ibu saya, punya nada tertawa yang sama .. saya, ibu saya, punya hobby ...
-
seminggu belajar dengan kelompok belajar yang baru merasa dapet banyaaaakkk... tapi ada hal yang sangat disayangkan dan terus kepikiran... k...
-
Ukdi
-
I know, life must go on. I know, past is only history. But the pain never relieved, never forgotten. Allah, make me strong.
-
udah lama banget gak nulis. sebulan lebih gak nulis apapun. terlalu banyak hal yang menyita waktu saya di 2 bulan terakhir, sampai saya memu...