Selasa, Mei 07, 2013

Belanda #17 (end of the story) - Welcome to real life !

alhamdulillah. ga pernah kebayang sama saya sebelumnya bisa menjalani 2 bulan ini. saya sangat akui saya ini selalu bermasalah dengan kepercayaan diri. terkadang saya arogan dan terlalu percaya diri hingga saya mudah jatuh. terkadang pula saya terlalu rendah diri hingga takut untuk menghadapi tantangan.

Alhamdulillah bisa ketemu sama yang namanya Nadia Hanum, orang luar biasa yang 2 bulan sama dia bikin saya merasa kecil, merasa harus terus berjuang, tapi saya juga merasa kuat kalo lagi sama dia. hidup diluar negri itu gak mudah, butuh keberanian luar biasa, butuh kekuatan mental, butuh keteguhan hati, dan dia ajarkan saya itu pelan-pelan. dia ajarkan saya terus bermimpi tapi tetap rendah hati. Terima kasih, mbak :) *ditunggu di Bandung bulan depan

Teman luar biasa yang selalu bantu saya fisik, mental, pikiran, dan segalanya deh selama di Belanda. wanita kuat yang luar biasa. Allah, terima kasih sudah menyilangkan jalan hidup saya dengan orang ini. pengalaman luar biasa! life savior banget! ga mungkin lupa sama dia dan roommate nya, Mbak Ara, yang sama2 jadi tangan Allah selama saya disana. i learned a lot from them. sooooo much!

3 hari sudah saya di Indonesia, dengan kenyataan dan hidup yang sesungguhnya. banyak tantangan yang menunggu, tanggung jawab yang harus diemban, dan perjalanan yang harus dituntaskan. Butuh keberanian untuk mencoba dan mencoba segala hal yang bisa mengembangkan potensi diri ditengah kesibukan dan tanggung jawab yang cukup berat ini. Welcome to the REAL LIFE !

breaking the borderline, salah satu nama sesi VOLT 2010 yang saya buat sama2 dengan Arfa, Nizami, Syifa, Mbak Sofa, dan Ara. Setelah 3 tahun, baru kali ini saya bener2 sadar sama prakteknya. dulu kita anggap break the border antara mainstream dan non-mainstream nya mahasiswa kedokteran, option dan konsekuensinya tidak terlalu besar, tapi kali ini bener2 tentang breaking the border of life path which more decisive. ketika kita mencoba sesuatu yang baru, melangkah kearah yang berlainan, mungkin jalan hidup kita jadi tidak akan sama, jadi lebih sulit, atau jadi lebih buruk dimata kita. butuh kebijaksanaan dan kematangan dalam menentukan ini, dan tentunya tuntunan Allah.

perjalanan ini kita yang tentukan akhirnya Allah akan ridho atau tidak.

"The fear is always there, but you can't let it drive you. Otherwise, you can only be a dreamer."

- Bandung, 7 Mei 2013

Popular