Sabtu, April 20, 2013

Belanda #13 Allah, saya ini BODOH.

semua orang bertanya, "hampir 2 bulan di Belanda dapet apa, rima?"

saya yakin semua orang yang ada di posisi saya akan berkata dan dengan mantap mengucapkan "saya belajar banyak. saya belajar bla bla bla.. saya akhir nya tahu tentang bla bla bla.. dan saya melihat ini itu dan segala macam..."

ya, saya juga melakukan hal yang sama. saya sudah katakan hal semacamnya pada yang bertanya. namun, sejak kemarin saya mulai resah dan gelisah mengingat saya akan segera pulang dan saya gak ingin pulang dengan tangan kosong. saya ga ingin pulang tanpa "keputusan" hidup apa2 setelah 2 bulan belajar banyak disini.

semakin berpikir, semakin saya gelisah. saya merasakan keraguan. mampukah saya jika harus menjelajah ilmu yang sesungguhnya luas ini? sanggupkah saya jadi istimewa di jalan ini? bisakah saya berjuang untuk hal ini?

ga berhenti2 gelisah, sampai akhirnya dari negeri kincir angin ini saya buka youtube dan streaming inspirasi iman TVRI yg tayang di Indonesia tanggal 4 april 2013. Judulnya tentang belajar dan mengajar. sambil mendengarkan tausiyah dari ustadz2 hebat yang jadi bintang tamu, saya bermuhasabah diri. kenapa saya mesti ragu dalam mencari ilmu? kenapa saya mesti takut melangkah? Allah yang akan tunjukan jalannya.

saya juga jadi berpikir lagi, kenapa saya sempat berpikir untuk jadi yang terbaik?

toh, dengan belajar banyak disini, saya menyadari 1 hal yang sangat "mengganjal", semakin saya belajar, semakin saya sadar bahwa saya ini bodoh. ga peduli orang bilang saya ini pintar bisa masuk fk, saya ini hebat bisa lolos seleksi dan berangkat ke Belanda, atau saya ini keren dengan hal2 yang saya lakukan.

tapi Allah, saya ini bodoh.

bumi itu luas. arogansi yang kita punya selama ini ga berarti apa2. kebanggaan kita akan jas putih itu pun ga ada apa2nya. seharusnya saya ini belajar bukan dalam intensi untuk jadi yang terbaik. cape. ga akan ketemu. seberapa keraspun saya berjuang, saya akan tetap punya celah kebodohan di diri saya. seberapa besarpun nilai yang saya punya, Allah, saya ini bukan siapa2 dan tidak akan jadi siapa2. *dan nilai saya memang ga istimewa sih*

saya belajar untuk mencari manfaat. saya mencari ilmu untuk seharusnya saya amalkan dalam kehidupan saya, kemudian saya bagikan kepada orang2 disekitar saya, dan untuk memperkuat keimanan saya padaNya. semakin banyak ilmu yang saya punya, semakin besar manfaat yang bisa saya berikan, maka seharusnya semakin tebal juga keimanan saya.

siapa yang sangka saya bisa masuk fk, survive di fk, dan sekarang bisa ngerasain belajar di belanda? saya sendiri ga pernah nyangka. secara faktanya, angka saya di kampus ga istimewa. aktivitas saya di organisasi banyak mengecewakan. kehidupan sosial saya ga ada yang istimewa. kemudian bagaimana bisa saya katakan seandainya saya ini bisa jadi yang terbaik?

bagi saya, saya ini terlalu lemah, saya ini terlalu bodoh, dan saya ini terlalu biasa untuk jadi yang istimewa. saya hingga akhirnya bisa dikasih jalan sekolah di tempat2 terbaik, masuk fk yang kualitasnya baik, bisa survive didalamnya, bisa ngerasain 2 bulan sekolah di universitas terbaik di belanda, bisa ngelihat dunia dengan mata lebih terbuka, bisa tau bahwa ilmu itu sangat sangat sangat luas, semua karena Allah. Yang membuat saya (mungkin) dipandang baik oleh manusia lainnya adalah jalan Allah yang Ia tunjukan dalam hidup saya.

"maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?"

ga usah takut, ga usah ragu, jangan pesimis. kamu memang bodoh dan itu bukan tabu, tapi itu juga bukan alasan kamu pasrah. karena kamu bodoh, kamu harus giat belajar. ingat, Allah bersamamu, rima! :')




the more i learn, the more i realize that i know nothing. the more i try, the more i realize that i can't do anything. Yes, i'm nothing. the more i resist, the more i am restless. No, i can't live without You, Allah :(

Popular